Rabu, 29 Juli 2020

Social Distancing, Pencegahan Penyebaran Virus Corona Tanpa Obat


Virus corona yang mudah menyebar, seperti halnya virus lainnya yang menyerang sistem pernapasan. Bukan hanya dianjurkan memakai masker, mencuci tangan hingga bersih & menggunakan hand sanitizer ketika dibutuhkan, banyak ahli kesehatan yang menganjurkan melakukan social distancing untuk mencegah dari infeksi virus corona.
Namun apa maksud dari Social Distancing? Seperti dilansir dari Wikipedia, Social Distancing artinya tindakan pengendalian infeksi virus nonfarmasi (tanpa menggunakan obat-obatan) yang dimaksudkan untuk menghentikan / memperlambat penyebaran penyakit menular.Social Distancing bertujuan memberikan jarak pada orang lain atau mengurangi kontak dengan orang-orang sekitar yang kemungkinan terinfeksi virus maupun yang tidak terinfeksi sehingga bisa meminimalkan penularan penyakit.

Tindakan memberi jarak agar tidak mengalami kontak dengan orang lain ini efektif mencegah penyebaran penyakit terutama jika penyakit ditularkan lewat batuk dan bersin, ataupun cairan yang dihasilkan oleh orang yang terinfeksi, seperti pada virus corona.
Virus penyakit COVID-19 mudah menyebar lewat udara yang sudah terkontaminasi cairan yang dihasilkan orang yang terinfeksi / tanpa sengaja menyentuh permukaan benda yang telah tercemar virus corona.

Harvard Medical School menyarankan setiap individu sebaiknya menerapkan aturan social distancing, jaga jarak 2meter dari orang lain, mengurangi aktivitas bertemu banyak orang, bekerja dari rumah, mengurangi pertemuan / berpartisipasi dalam acara-acara besar dengan orang banyak.
Jadi, bisa dikatakan social distancing adalah metode menjaga jarak interaksi dengan orang lain sehingga bisa mencegah infeksi virus penyebab penyakit. Tetap menjaga kesehatan dan lakukan social distancing jika diperlukan yaa.. (www.fimela.com)

Tidak ada komentar :

Posting Komentar